Tunjungan Siap Bangkit Kembali?

22 Jul

“Rek ayo rek, mlaku-mlaku nang Tunjungan…”

Sepotong lirik lagu karangan Cak Mus Mulyadi itu seakan sudah jadi lagu wajib bagi orang Surabaya, bahkan telah menjadi ikon identitas kota Surabaya itu sendiri. Tiap ada liputan berita mengenai Surabaya di televisi mana saja, kemungkinan besar lagu inilah yang akan diputar sebagai backsound.

Kawasan Tunjungan merupakan spot penting apabila kita mau menyebut tentang kota Surabaya, bahkan Hotel Majapahit yang tersohor itu pun terletak di kawasan ini.

Namun belakangan kawasan ini sedikit merana, bangunan-bangunan dibiarkan mangkrak tak berpenghuni, toko-toko legendaris yang dulu mewarnai hari para warganya pun sebagian gulung tikar. Penulis masih ingat waktu dulu diajak berbelanja di toko Sari Agung (sebelah TEC) sekitar akhir periode 90an bersama keluarga, namun kini yang tersisa hanyalah sebuah blok yang tertutup pintu besi, dan sebuah tulisan petunjuk parkir pada pilar di depannya, yang menunjukkan bahwa dulu pernah ada sebuah toko yang bernama Sari Agung. Patut disayangkan, apalagi setelah mendengar cerita orang tua bahwa toko itu dahulu merupakan jujukan utama pelajar Surabaya ketika ingin membeli perlengkapan sekolah.

Spot Mangkrak di Tunjungan: Harusnya Bisa Lebih Baik Lagi

Belum lagi kawasan Jalan Tanjung Anom (dekat SMPN 4 Surabaya) yang tak terawat, tempat ini bahkan terlihat tak ramah bagi pengunjung karena suasananya yang sepi dan gelap bahkan pada siang hari pun. Penulis masih ingat bahwa di sana dulu merupakan gudangnya alat-alat elektronik macam radio maupun televisi. Sayang kini tidak mencerminkan hal yang demikian karena kondisinya becek, lebih mirip pasar. Sehingga kini orang-orang hanya akan terlintas Tunjungan Plaza di benak mereka apabila disodori nama “Tunjungan” ketimbang tempat-tempat macam Siola atau Toko Nam.

Padahal apabila diberi perhatian khusus, Tunjungan mampu bangkit lagi menjadi kompleks perdagangan yang berkualitas di Indonesia. Berbagai macam barang dagangan mulai dari modern hingga asli Indonesia tersaji lengkap, membentang sepanjang jalan yang menghubungkan Jalan Embong Malang serta Jalan Gemblongan ini.
Upaya revitalisasi kawasan ini pun timbul kembali, Tunjungan City, itulah proyek visioner yang dicanangkan Pemkot Surabaya dalam rangka membangkitkan kembali Tunjungan sebagai Central Business District (CBD) Surabaya yang dahulu sempat menikmati masa keemasannya pada periode 80an. Proyek yang dikabarkan menghabiskan dana 20 miliar rupiah inilah yang diharapkan mampu mengembalikan animo masyarakat dalam berkunjung ke Tunjungan, serta sebagai sarana promosi bagi Surabaya sendiri.

Sejenak patut kita menengok ke proyek renovasi bangunan Siola. Gedung yang dahulunya bernama White Laidlaw ini kini sedang ada dalam tahap penyelesaian akhir. Cat berwarna krem nan anggun kini membalut tampilan luar gedung yang pernah dijadikan pusat perbelanjaan oleh Ramayana Group ini. Sedangkan interiornya kini dalam tahap penyelesaian akhir, nuansa putih yang indah serta pengaktifan kembali eskalator gedungnya dapat kita lihat dari luar gedung sembari menikmati suasana di jalan Tunjungan. Rencananya, gedung ini akan diisi dengan berbagai macam pusat perbelanjaan seperti department store ataupun pusat hiburan keluarga. Bahkan akan ada wacana untuk mengintegrasikan bangunan cagar budaya ini dengan hotel berbintang.

Tampak Depan Proyek Gedung Tunjungan City dari Jalan Praban.

Potensial: Keramaian Saat Masa Jayanya Sempat Mengingatkan Pada Kawasan Perbelanjaan di Hongkong

Penulis berharap semoga proyek ini dapat berjalan tepat sasaran serta didukung oleh berbagai pihak termasuk warga kota Surabaya. Penulis juga memimpikan suatu hari nanti, wisatawan asing akan menjadikan Tunjungan sebagai shopping centre yang mendunia.

Teruslah berbenah, Tunjungan, kami tak sabar menantikanmu bangkit lagi sebagai ikon pariwisata Surabaya!

2 Tanggapan to “Tunjungan Siap Bangkit Kembali?”

  1. Mochammad 24 Juli 2011 pada 7:43 pm #

    Wah, asyik nih… Rek ayo rek mlaku-mlaku nang tunjungan….😀
    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

    • surabayastory 24 Juli 2011 pada 9:55 pm #

      wah, salam juga cak, mohon bantuannya untuk promosi🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: