DagelanStory: Memancing

3 Agu

Cak Paidi punya kebiasaan baru, sore hari setelah hujan deras, ia mengambil alat pancing lalu pergi memancing di got depan rumahnya. Sambil berjongkok dan mengisap rokok kretek kesayangannya, orang-orang yang lewat pastilah akan melihatnya.

Ada yang kasihan, ada yang tertawa, tak jarang pula ada yang takut karena mengira Cak Paidi orang gila.

Tak lama seorang kawan bernama Cak Kliwon lewat. Dia tidak tega melihat temannya sendiri menderita sampai-sampai harus memancing di got depan rumahnya.

“Cak Paidi, kesini! ayo taktraktir mangan sego sambel nang warung Mbok Ponirah!”

Awalnya Cak Paidi malu-malu, namun karena desakan dari Cak Kliwon akhirnya hatinya luluh juga. Kemudian, mereka berdua pun duduk di sebuah warung.

Sampeyan ambil lauk apa aja deh, jangan sungkan-sungkan!” Kata Cak Kliwon.

Cak Kliwon makan dengan lahapnya, total tiga piring nasi dihabiskannya. Setelah membayar semuanya, Cak Kliwon mengajaknya ngobrol.

“Di, sampeyan itu selama ini mancing di got kecil depan rumah itu apa pernah dapet ikan?”

“Ya dapat lah! Lek gak entuk lapo takbelan-belani ndodhok sarungan berjam-jam.” Jawab Cak Paidi sambil mengisap rokok.

Mosok seh? Wis oleh iwak piro sampe saiki?”

Awakmu sing kelimo…”

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: