House of Sampoerna: Tempat Wisata yang Sempurna.

29 Nov

Baiklah, seharusnya tulisan ini sudah dipost sejak penulis belum pergi ke luar Surabaya untuk urusan studi. Namun tidak ada kata terlambat bagi penulis untuk selalu mengabarkan tempat-tempat menarik di Kota Pahlawan.  Nah, kali ini yang penulis angkat adalah sebuah tempat wisata yang menjadi favorit penulis, yakni House of Sampoerna.

Mungkin namanya masih kalah tenar bila dibandingkan dengan Monumen Kapal Selam ataupun Tugu Pahlawan, secara lokasi pun ia kalah strategis dari Kebun Binatang Surabaya, namun penulis berani menjamin bahwa tempat wisata yang satu ini tidak akan mengecewakan pembaca sekalian.

Megah: Penampakan House of Sampoerna (source: ceritamu.com)

Terletak di kawasan “Surabaya Tua”, kurang lebih 500 meter dari ex-Penjara Kalisosok, keberadaan House of Sampoerna bisa dikatakan bagai berlian di tumpukan kain, mengingat lokasinya yang terselubung di tengah perkampungan warga.

Berdiri kokoh dengan gaya arsitektur kolonial Eropa, House of Sampoerna sejatinya dahulu merupakan sebuah panti asuhan milik Belanda yang akhirnya dibeli oleh keluarga Liem Seng Tee pada 1932 sebagai tempat usaha perdagangan rokoknya. Bangunan House of Sampoerna terdiri dari tiga bagian, yakni museum, kafe dan galeri seni, serta sebuah rumah pribadi milik Putera Sampoerna.

Aura berbeda segera terasa begitu menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di tempat ini. Aroma tembakau yang wangi serta semilir angin dari pendingin ruangan segera menyapa, mengajak kita untuk berlama-lama singgah di tempat ini. Untuk beberapa saat ke depan kita akan lupa bahwa kita sedang berada di kawasan utara Surabaya yang panas dan berdebu.

Begitu memasuki area museum, kita akan disambut dengan berbagai macam benda menarik. Contohnya adalah replika warung keluarga Liem Seng Tee, sepeda Liem Seng Tee, serta tungku pemroses tembakau. Semakin ke dalam, kita dapat melihat replika seragam marching band Sampoerna Group dan berbagai macam sampel bungkus rokok dari berbagai belahan dunia.

Yang lebih asyik, di lantai dua kita dapat menyaksikan secara langsung proses pelintingan rokok dalam kecepatan tinggi yang dilakukan sekitar tiga ribu wanita pekerja. Sekedar informasi, dahulunya lokasi pelintingan ini adalah sebuah auditorium teater di mana Charlie Chaplin pernah mampir ke sana dalam rangka kunjungannya ke Surabaya.

Selain museum, House of Sampoerna menawarkan fitur menarik lainnya seperti kafe di mana kita bisa membeli oleh-oleh khas Sampoerna Group bagi keluarga di rumah. Kemudian ada juga galeri seni yang rutin menyelenggarakan pameran, mulai dari pameran tekstil, fotografi, hingga lukisan.

Interior: Inilah isi dari museum House of Sampoerna (source: houseofsampoerna.museum)

Like a boss: Penulis di dalam House of Sampoerna.

House of Sampoerna dapat dibilang merupakan tempat wisata yang sempurna, selain menakjubkan juga ramah di kantong karena kita tidak dipungut sepeserpun untuk menikmati segala fasilitas yang ada. House of Sampoerna juga dikenal sebagai surga bagi fotografer yang ingin mencari nuansa elegan bagi karyanya, bahkan kamar mandinya yang super nyaman pun dapat digunakan bila mau.

Selain itu, Pemerintah Kota Surabaya telah menggandeng House of Sampoerna dalam proyek Surabaya Heritage Track  yang memungkinkan wisatawan mengelilingi tempat-tempat historis di Surabaya, lagi-lagi secara gratis!

Kerjasama: Bus Surabaya Heritage Track yang siap membawa kita berkeliling Surabaya. (source: houseofsampoerna.museum)

House of Sampoerna siap menyambut pengunjungnya dengan tangan terbuka setiap hari pukul 09.00 pagi hingga 22.00 malam. Saran pembaca, selalu membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi yang ingin mengajak pengunjung berusia di bawah 17 tahun mengingat museum ini adalah museum rokok.

Bagaimana pembaca? siapkah kalian menjalani wisata budaya yang mengesankan di House of Sampoerna?😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: