DagelanStory: Kentut

25 Jul

Ada seorang wanita bernama Tumini yang mengeluh punya masalah dengan kentutnya yang tidak terkontrol, ia pun pergi ke puskesmas untuk menemui seorang dokter.

Tumini: “Nuwun sewu pak dokter…”

Dokter: “Ya?”

Tumini: “Ini lho pak, saya udah seminggu ini bermasalah sama kentut saya…masak tiap semenit itu saya bisa kentut lebih dari lima kali.”

Dokter: (menghela nafas) “Hmmm…ya…ya…ya…”

Tumini: “Tapi yang aneh itu dok, tiap saya kentut itu gak pernah kedengeran bunyinya sama gak ada baunya blas. Kalau boleh blak-blakan ya pak dokter, saya ini sebenarnya sudah kentut sepuluh kali sejak masuk ke ruangan ini.”

Dokter: “Hmmm….”

Tumini: “Sebenarnya saya ini kenapa sih dok?”

Pak dokter tidak menjawab sepatah kata pun dan langsung menulis resep.

Dokter: “Bu, ini resepnya, lusa ke sini lagi ya.”

Tumini: “Makasih ya pak dokter.”

Tumini langsung saja pergi ke apotek dan menukarkan resep dengan obat yang dimaksud. Sesuai perintah dokter, lusanya Tumini kembali ke puskesmas.

Dokter: “Gimana bu, sudah diminum obatnya?”

Tumini: “Sudah dok, tapi anehnya habis minum obatnya pak dokter kok tiba-tiba kentut saya ambune buadheg tenan kaya tembelek gajah, saya sendiri aja hampir pingsan lho dok pas nyiumnya.”

Dokter: (menghela nafas) “Oh, berarti hidung sampeyan  normal sekarang. Ini juga saya mau pingsan bu.”

Tumini: “Tapi kok tetep nggak ada suaranya ya dok? Padahal saya itu kalo kentut kok rasanya udah ngeluarin tenaga maksimal, rasanya kaya celana mau sobek gara-gara kentut saya”

Dokter: “Gini ya bu, ibu sebenarnya cuma masuk angin, tapi kalo sampeyan masih punya keluhan yang sama…obatnya ada satu.”

Tumini: “Apaan dok?’

Dokter: “Rajin-rajin bersihin kuping.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: